Bilangan prima (2)
Menghitung
jumlah bilangan prima ternyata sangat sulit bahkan memusingkan
banyak para metematikawan ulung sekalipun. Dari semua matematikawan
yang berusaha memahami bilangan prima, nama [Bernhard] Riemann,
muncul nomor satu karena upsaya dia memahami sampai hari ini
belum juga ditemukan. Riemann sudah meninggal pada tahun 1866
pada usia 40 tahun, namun besarnya upaya yang dilakukan sehingga
disebut, secara aklamasi, obsesi Riemann yaitu: berapa jumlah
bilangan prima sampai bilangan tertentu? Riemann memimpikan ada
rumus yang berlaku universal sehingga untuk mengetahuinya kita
tidak perlu menghitung satu per satu.
Misal:
sampai 10 ada 4 bilangan prima, sampai 100 ada 25 dan sampai
1000 ada 168 bilangan prima. Riemann
bukan orang yang pertama kali ‘jatuh cinta’ dengan bilangan prima.
Pada jaman dulu, SM (Sebelum Masehi), Erasthotenes sudah juga
menghitung jumlah bilangan prima.
Cara Erasthotenes
|