|
Matriks
Anak
sekolah lanjutan pasti mengenal istilah matriks. Sering dipakai
bersamaan dengan kata invers dan determinan, dan aplikasinya banyak
digunakan dalam fisika dan tentunya metematika. Ada berbagai jenis
matriks yang disusun menurut tatanan (orde). Notasi (2,2) menunjuk
matriks yang mempunyai 2 baris dan 2 kolom. Notasi (3,2) menunjuk
matriks mempunyai3 baris dan 2 kolom. Dikenal matriks identiti yang
mempunyai jumlah kolom dan baris yang sama namun angka isi matriks
ini adalah angka 1 dan angka 0. Angka 1 tersusun pada diagonal dari
kiri atas sampai kanan bawah, sedang angka lainnya adalah nol.
Kisah
Orang Cina kuno mempunyai metode menyelesaikan persamaan linier
dengan menempatkan bilangan tidak diketahui pada sebilah bambu yang
mirip seperti penulisan matriks yang dikenal saat ini. Cara ini
kemudian, entah bagaimana caranya, diadopsi oleh Seki Kowa (1642-1708),
seorang matematikawan Jepang yang menerbitkan karya tentang pengembangan
dan penggunaannya pada tahun 1683.
Leibniz dari Jerman muncul dengan gagasan matriks dan determinan
pada tahun 1693 yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan linier
dengan tiga peubah. Ide terus berkambang mulai dari Laplace, lagrange,
Gauss, Cauchy sampai Cayley dan Sylvester sehingga muncul istilah
invarian, kovarian, transpose, kofaktor, adjoint.
|