Marin
Mersenne
(1588 – 1648)
Nama Mersenne selalu muncul pada riwayat
Fermat, Descartes, Pascal, Roberval, dan Desargues. Memang nama
Mersenne menjadi titik pusat atau alamat bagi korespondensi di
antara para matematikawan itu tidak hanya dikenal dengan kaitannya
dengan koneksi Perancis (French connection), tetapi juga menyebarkan
karya-karya matematikawan terkenal Eropa lainnya. Siapakah Mersenne
sehingga namanya begtu dikenal? Tidak banyak data menyangkut riwayat
Mersenne.
Marin Mersenne menuntut ilmu di Mans College. Tahun 1604, dia
menuntut ilmu selama lima tahun di College Jesuit di La Fleche,
sebelum tahun 1609 sampai tahun 1611 dia mempelajari theologi
di Sorbonne. Setelah selama setahun berpindah-pindah tempat sambil
terus menuntut ilmu, dia diangkat menjadi Pastor di istana raja
(the Place Royale).
Tahun 1614 sampai tahun 1618 mengajar filsafat di Nevers, sebelum
tahun 1619 kembali ke Paris dan tinggal di sana. Tempat tinggalnya
menjadi tempat pertemuan Fermat, Pascal, Roberval, Desargues dan
akhirnya menjadi cikal-bakal terbentuknya Akademi Perancis (French
Academy). Mersenne melakukan koresponden dengan para matematikawan
ternama dan dia mempunyai peran besar dalam menyebarkan (ilmu)
pengetahuan matematika ke seluruh benua Eropa, di mana saat itu
belum ada jurnal atau terbitan sebagai wadah komunikasi antar
komunitas matematikawan.
Mersenne sendiri melakukan penelitian tentang bilangan prima dan
mencoba mencari rumus menemukan bilangan prima, meskipun akhirnya
dia gagal.
2p-1, p adalah bilangan prima
Karya Mersenne
Tahun 1633 diterbitkan Traite des mouvements dan tahun 1634 menerbitkan
Les Mechanique de Galilee yang merupakan versi kuliah Galileo
tentang mekanika. Tahun 1639 mengalihbahasakan Dialogo dan Discorsi,
keduanya adalah karya Galileo, ke dalam bahasa Perancis. Lewat
jasa Mersenne karya-karya Galileo dikenal di luar Italia.
Setelah meninggal, di rumahnya terdapat 78 surat termasuk dari
Fermat, Huygens, [John] Pell (1611 – 1685), Galileo dan
Torricelli.