Hermann Minkowski
(1864 – 1909)
Riwayat
Meskipun lahir di Alexotas, Rusia (sekarang masuk bagian Lithuania), Hermann Minkowski menimba ilmu di universitas Berlin dan Konigsberg. Tahun 1885 memperoleh gelar Doktorate dari universitas Konigsberg, sebelum menjadi dosen di berbagai universitas seperti: Bonn, Konigsberg dan Zurich. Di Zurich, salah seorang mahasiswa yang menghadiri kuliahnya adalah Einstein.
Tahun 1902, Minkowski menerima tawaran menjadi pimpinan universitas Gottingen, yang terus disandangnya sampai meninggalnya. Di Gottingen ini, Minkowski mempelajari fisika matematikal dari Hilbert dan rekan-rekan lainnya. Pernah menghadiri seminar tentang teori elektron pada tahun 1905 dan belajar sendiri teori tentang elektrodinamika.
Tahun 1907, Minkowski mengungkapkan bahwa karya Lorenz dan Einstein akan lebih mudah dipahami lewat konsep ruang non-Euclidian. Menggagas ruang dan waktu, yang awalnya disangka dapat dipisahkan, ternyata menjadi “pasangan abadi” dalam dimensi keempat dari ‘kontinuum ruang-waktu’. Temuan ini digunakan sebagai kerangka acuan dalam elektrodinamika. Karya-karya ini dituang dalam Raum und Zeit (1907) dan Zwei Abhandlungen uber die grundgleichungen der Elektrodynamik (1909).
Peninggalan
Kerangka acuan “kontinuum ruang-waktu” ini digunakan sebagai pelengkap dasar matematikal dalam teori relativitas. Gagasan ini kelak digunakan oleh Einstein dalam mengembangkan teori relativitas umum. Matematika ruang-waktu dicetuskan Minkowski lewat paparan tiga jenis ruang berbeda yang semuanya dilalui oleh (garis) panah waktu yang berawal dari titik origin. Tiga jenis ruang itu masing-masing berbentuk: kerucut, hiperbolik dan titik, dimana semua ruang itu, digambarkan, mempunyai satu titik origin. Cara revolusioner Minkowski ini memungkinkan orang mengukur jarak dalam ruang-waktu. Matematika ini relatif sederhana karena hanya menggunakan vektor.
Einstein, seperti sudah disebut di awal, pernah menjadi murid Minkowski, namun karena namanya tidak termasuk dalam daftar nama murid-murid yang direkomendasikan oleh pihak akademi, sehingga Einstein tidak mendapat perhatian. Setelah lulus dari ETH (1900), Einstein yang tidak mendapat posisi di ETH, pergi ke Swiss dan mendapat kewarganegaraan di sana. Beruntungkah Einstein karena pada kuliah Minkowski ini berteman dengan mahasiswa tekun bernama Marcel Grossman (1878 – 1936) *) bahkan saat dia tidak memperoleh pekerjaan di Swiss, ayah Grossman memberi referensi sehingga Eistein diterima sebagai karyawan kantor patent.
Ketika Einstein mengeluarkan teori relativitas spesial, Minkowski membahas implikasi matematika yang digunakan Einstein dengan menggunakan kerangka ruang empat dimensi yang acapkali disebut dengan ruang Minkowski.
Minat Minskowski sepenuhnya pada matematika murni dengan mengeluti bentuk-bentuk kuadratik dan fraksi-fraksi berupa deret tak terhingga. Karya besarnya adalah “bilangan-bilangan geometri.” Sayang umur Minkowski tidak panjang karena meninggal pada usia 44 tahun karena radang usus buntu.
*) Marcel Grossman belajar matematika di Politeknik Zurich dan meraih gelar doktorat pada tahun 1912. Diangkat menjadi profesor geometri deskriptif di ETH pada tahun 1907. Grossman mengenalkan Einstein pada diferensial kalkulus yang dicetuskan oleh Elwin Bruno Christoffel (1864) dan kemudian dikembangkan di universitas Padova oleh Gregono Ricci Curbastro dan Tullio Levi Civita (1901). Dari sintesa antara matematika dan fisika teoritis ini dihasilkan teori relativitas umum.
Sumbangsih
Namanya lebih banyak terkait dengan konsep ruang-waktu yang mendasari teori relativitas umum Einstein. Ruang Minkowski (Minkowski space) adalah gagasan matematika Minkowski – dengan menggunakan vektor - yang memungkinkan orang mengukur jarak dalam ruang-waktu, dua hal yang sudah mengkristal menjadi satu kesatuan.
|