Jakob Steiner
(1796 – 1863)

Riwayat
Masa kecil Jakob Steiner yang tidak mengenyam bangku sekolah karena sampai umur 14 tahun, dia tidak dapat membaca maupun menulis dan baru masuk sekolah setelah berumur 18 tahun dengan melawan kehendak kedua orang tuanya.  Tidak lama bersekolah sebelum masuk universitas Heidelberg dan universitas Berlin, dengan uang yang diperoleh sendiri lewat memberi bimbingan belajar.

Dengan penguasaan geometri proyektif, Steiner adalah kontributor pertama jurnal matematika Crelle yang dirilis pertama kali pada tahun 1826 (baca: Abel).  Steiner membenci aljabar dan analisis yang dipercayainya melakukan penghitungan akan muncul dalam pikiran (abstrak) sedangkan geometri dapat mengstimuli pikiran.
Ditunjuk memimpin universitas Berlin pada tahun 1834 yang dijabatnya sampai dia meninggal.

Theorema Poncelet – Steiner
Steiner menggagas pertama kali permukaan Steiner (Steiner surface) yang mempunyai dua ketakterhinggan pada potongan kerucut, disusul theorema Steiner yang menyatakan bahwa apabila dua buah pinsil yang disusun menjadi sebuah kerucut apabila diproyeksikan dari dua buah titik akan diperoleh bahwa proyeksinya saling berhubungan.

Mengembangkan gagasan awal Poncelet, mengemukakan apa yang kemudian dikenal dengan theorema Poncelet-Steiner yang menyatakan bahwa hanya diperlukan sebuah lingkaran dan sudut lurus untuk membentuk [bidang] Euclidian.